Ramly Haba

Mengapa Harus Aku?

Sampai saat ini aku masih bertanya-tanya “Mengapa Harus Aku?” Kenapa tidak mereka saja yang ingin sepertiku?

Hatiku tak sekeras bongkahan batu, setiap saat aku bisa merasakan sesaknya dada menahan kekesalan. Tak ada yang istimewa dariku. Namun tetap saja cobaan terus menghampiriku. Semua melihatku tampak baik-baik saja, terlihat biasa seperti tidak punya Masalah. Yah aku hanya bisa menyalurkan semuanya lewat Tulisan tanganku. Biarkan aku menuliskan isi hati yang teramat perih hingga rasanya diriku ingin mengakhiri hidup.

Tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *