Syarat pelaksanaan Razia polisi, jangan Mau di Tilang apabila petugas tidak memenuhi salah satu Syara ini

0 Komentar

Kalalau mendengar kata ‘Razia’ kebanyakan pengendara motor bawaannya langsung deg-degan gitu, bahkan mereka ada yang muter balik arah. Jantung selalu berdetak lebih cepat lantaran mengingat setiap pemeriksaan pasti petugas/polisi punya berbagai macam trik untuk mencari titik kesalahan pengguna jalan.

Tapi gak cuma pak polisi yang bisa nyari kesalahan kita. Kita juga bisa kok mencari titik kesalahan mereka. Ya bukannya ingin melawan aparat, namun ada saja oknum petugas yang nakal dan tidak bertanggung jawab, mereka pura-pura mengadakan razia demi keuntungan dirinya sendiri. Nah, supaya kita terhindar dari razia bohongan seperti ini, kita juga perlu tahu syarat-syarat apa saja yang wajib penuhi agar sebuah razia dianggap sah. Berik ulasannya yang saya rangkum dari berbagai sumber. Simak, yuk.

Adanya papan pemberitahuan

Kita sering mendapati razia secara mendadak atau disergap tiba-tiba dan pak polisi bilang sedang mengadakan razia. Ini namanya pemeriksaan bodong. Padahal jelas hukumnya di Pasal 15 ayat 1-3, PP 42 Tahun 1993, yang menuliskan setiap tempat razia haruslah dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Kalau gak ada, kamu boleh protes.

Polisi memiliki surat tugas yang sah

Kalau kamu tiba-tiba dirazia dan pak polisi gak bisa menunjukkan surat tugasnya, maka itu bukan razia yang sah. Hal ini disebutkan dalam pasal 13 PP 42 Tahun 1993. Bunyinya, setiap petugas yang melaksanakan pemeriksaan wajib membawa surat tugas. Ada pula pasal 14 yang menerangkan, surat tugas itu harus memuat beberapa hal penting seperti, alasan dan jenis pemeriksaan, waktu pemeriksaan, penanggung jawab pemeriksaan, daftar petugas yang memeriksa, dan daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama razia. Kalau surat ini tidak ada, mereka tidak berhak menilang, mending langsung jalan saja.

Razia malam harus disertai papan bercahaya kuning

Jika pemeriksaan terjadi di malam hari tidak beda jauh dengan siang. Bedanya hanya di papan. Khusus untuk pemeriksaan di malam hari, Papan Pemberitahuan harus diberi lampu dengan cahaya kuning sebagai tanda adanya razia.

Polisi wajib memakai seragam dan atributnya

Dalam pasal 16 PP 42 Tahun 1993 ayat 1 dinyatakan, petugas yang melakukan peeriksaan wajib menggunakan pakaian seragam, atribut yang jelas, tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa, dan perlengkapan pemeriksaan. Nah! Kalau pak petugas merazia kamu tapi kelupaan pakai sabuk, dia gak berhak melakukan pemeriksaan.

Hanya polisi lalu lintas yang berhak menilang

Ini perlu banget kamu ketahui. Cuma polisi lalu lintas yang berhak menjatuhkan sanksi atas ketidakdisiplinan saat kamu berkendara. Kalau ada polisi-polisi lain yang menilang kamu, gak usah ditanggapi, ya. Itu cuma oknum.

Nah, jika kamu melewati razia yang tak sesuai dengan aturan-aturan di atas, jangan ragu untuk meminta surat penugasan atau laporkan mereka pada Propam Polri.

Ulasan di atas adalah beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh petugas razia agar supaya razia tersebut dianggap sah. Jika seluruh syarat ini sudah dipenuhi dan kamu memang terbukti melakukan pelanggaran, kamu harus ikhlas. Kalau kamu bersalah, terima saja. Gak usah repot-repot negosiasi, mencari pembenaran, atau malah membantah bapak polisi. Asalkan penuhi semua syarat untuk berkendara maka insyaallah kamu akan aman sepanjang perjalanan.

Banner Iklan

Tinggalkan Komentar Anda

Karena Alasan Keamanan, semua Komentar akan ditahan untuk Moderasi. Komentar Anda akan ditampilkan setelah disetujui Administrator. Gunakan Email anda yang masih aktif agar dapat menerima Notifikasi saat Komentar Anda dibalas.

Kolom ini Wajib diisi. Harap isi Komentar Anda disini...!!!
Kolom ini Wajib diisi. Harap isi Nama Anda disini...!!!